Selembar Kulit Semangka
Untuk Kesehatan
Selama ini masyarakat hanya menyantap daging buah semangka yang kuning atau merah merona, kulit mereka campakkan di keranjang sampah. Di kulit itulah terdapat beragam senyawa aktif yang tokcer mengatasi penyakit maut seperti diabetes mellitus.
Unggul
Diabetes melitus (DM) atau kencing manis merupakan penyakit dengan indikasi peningkatan kadar gula darah akibat gangguan metabolisme tubuh. Pankreas tidak mampu memproduksi hormon insulin sesuai kebutuhan tubuh. Akibatnya, kadar glukosa darah tinggi karena tubuh tidak dapat melepaskan insulin. Insulin berperan mempertahankan kadar gula darah dalam keadaan normal.
Seseorang positif menderita diabetes mellitus jika kadar glukosa puasa lebih dari 126 mg/dl atau lebih dari 200 mg/dl pada 2 jam setelah makan. Pasien penderita diabetes di dunia mencapai 350-juta orang. Dari 10 orang dewasa di seluruh dunia, satu di antaranya mengidap diabetes. Data Profil Kesehatan Indonesia menunjukkan, pada 2005-2006 diabetes peringkat ke-9 penyakit tidak menular penyebab kematian di rumahsakit seluruh. Pada 2007, naik menjadi peringkat ke-6 penyebab kematian dengan proporsi kematian 5,7%.
Bagaimana duduk perkara semangka mengatasi diabetes mellitus? Sugiyanta menduga kulit semangka mengandung citrulline-penghasil nitrit oksida. Nitrit oksida mampu menurunkan glukosa darah dan trigliserida tikus pengidap diabetes. Periset menjelaskan, citrulline berguna dalam sistem nitrit oksida manusia yang berpotensi sebagai antioksidan dan vasodilatasi alias melebarkan pembuluh darah untuk meningkatkan aliran darah dalam tubuh ke jaringan yang membutuhkan.
Plus
Di kalangan herbalis, kulit semangka bukanlah herbal baru. Maria Margaretha Andjarwati, herbalis di Jakarta Utara, mengenal kulit semangka sebagai antidiabetes sewaktu kecil. Saat itu sang paman yang terkena diabetes kondisinya membaik setelah mengonsumsi jus kulit semangka resep dari neneknya. Maria kemudian meresepkan setengah bagian buah semangka ukuran 3-4 kg yang dibuang kulit terluar.
Ia menambahkan 10 cc air, mem-blender, hasilnya siap konsumsi sekali satu hari. Maria menyarankan, sebaiknya pasien diabetes menghindari konsumsi daging buah karena rasanya manis. “Yang digunakan hanya kulit putihnya,” ujarnya. Jika kondisi pasien kronis-indikasinya muncul luka-tambahkan sirih merah dan kulit manggis. “Sirih merah berfungsi sebagai antibiotik dan mengeringkan luka, sedangkan kulit manggis berperan sebagai antidiabetes,” ujar Andjarwati.
Rebus selembar daun sirih merah dan potongan satu buah kulit manggis dalam satu gelas air. Gunakan air rebusan itu untuk memblender kulit semangka. Jika kondisi pasien sudah membaik, konsumsi menjadi 3 hari sekali. Herbalis di Yogyakarta, Lina Mardiana, memanfaatkan kulit semangka untuk melancarkan urine. Ia memotong-motong 2 irisan buah semangka beserta kulit putih dan biji. Kemudian blender dengan segelas air, minum rutin 2 kali sehari, pada pagi dan malam.
Kulit bagian dalam berwarna putih juga berkhasiat sebagai masker wajah untuk memperkecil pori dan memperhalus kulit wajah. “Bagian kulit semangka berwarna putih bersifat dingin,” ujar Lina. Haluskan bagian putih kulit semangka dengan blender lalu campur dengan 1 sendok madu dan putih telur. Usapkan larutan ke wajah dan biarkan selama 10 menit lalu bilas. Bila ramuan itu dipakai rutin niscaya kulit menjadi segar dan halus.
Kulit semangka bagian luar yang berwarna hijau berkhasiat sebagai penghalus kulit kaki yang pecah-pecah. Caranya tumbuk kulit bersama satu sendok madu. Kemudian gosok-gosokkan ke kulit kaki. Getah dari kulit semangka membuat pedih, tetapi kulit kaki menjadi halus dan ringan jika penggunaannya setiap hari.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar